Blog

Cara Membuat Rumah Ramah Anak

Cara Membuat Rumah Ramah Anak

Cara Membuat Rumah Ramah Anak – Bersamaan dengan perkembangan anak, anak juga jadi makin aktif dan ingin tahu dengan lingkungan sekelilingnya. Seringkali, anak jadi benar-benar semangat untuk menjejajahi isi rumah. Apa lagi bila Anda mempunyai anak yang sedang dalam saat aktifnya jalan. Karena itu, segala hal yang ada di rumah harus jadi perhatian supaya selalu ramah dan aman pada anak.

Banyak factor di dalam rumah yang dapat berpengaruh fatal bila tidak di tata baik. Tetapi, Anda pun harus memperhatikan supaya sang kecil tidak merasakan terbatasi dan masih bisa meminimalkan kemungkinan luka. Lantas, bagaimana ya langkah mengatur rumah yang ramah anak namun tetap memberinya kebebasan waktu melakukan aktivitas? Lihat di bawah yok.

1. Beri Pelindung untuk Furniture Berujung Tajam

1. Beri Pelindung untuk Furniture Berujung Tajam

1. Beri Pelindung untuk Furniture Berujung Tajam

Jika Anda mempunyai anak yang masih kecil, Anda harus cermat dalam memperhatikan furniture yang akan Anda membeli. Furniture dengan pojok atau tepian yang tajam tentu saja semakin lebih gampang mencederai anak di banding yang tumpul. Bila telah telanjur mempunyai furniture dengan pojok yang tajam, Anda dapat berikan perlindungan dari plastik yang bisa di beli di toko peralatan anak. Di samping itu, Anda bisa pilih furniture yang memakai bahan alamiah seperti kompak wood yang ada di 96 mebel jepara. Penggunaan material kompak wood akan meminimalkan ada kelupasan pada permukaan furniture dan tentunya semakin aman untuk anak.

2. Menutup Tangga dengan Pagar

2. Menutup Tangga dengan Pagar

2. Menutup Tangga dengan Pagar

Anak yang masih belajar jalan atau balita mempunyai kesetimbangan yang belum tercipta prima. Mereka rawan untuk terganjal atau jalan terlalu terburu-buru sampai jatuh. Untuk Anda yang mempunyai rumah bertingkat, seharusnya tutup sisi atas tangga dengan perlindungan untuk menghindar dari anak supaya tidak jatuh atau terguling ke bawah yang dapat berpengaruh fatal.

3. Sembunyikan Stop Kontak

3. Sembunyikan Stop Kontak

3. Sembunyikan Stop Kontak

Setop contact termasuk hal yang paling berbahaya dan harus paling dijaga dalam ide rumah yang ramah anak. Pastikan Anda telah sembunyikan setop contact dan menempatkannya jauh dari capaian anak. Triknya dapat dengan atur tatanan letak ruangan hingga tempat setop contact dapat terselinap di kembali sofa, tempat tidur, almari, dan beberapaya. Anda bisa juga memasangkan buntel setop contact yang banyak dipasarkan di beberapa toko perkakas.

4. Pakaikan Alas untuk Lantai

4. Pakaikan Alas untuk Lantai

4. Pakaikan Alas untuk Lantai

Lantai yang licin benar-benar rawan membuat anak jatuh. Untuk menghambatnya cedera waktu jalan, alasi lantai dengan karpet yang mempunyai alas anti licin. Anda dapat memasangkan karpet atau alas bermain untuk anak hingga dia juga tidak akan terlalu berasa sakit saat jatuh.

5. Jauhkan Bahan Kimia, Obat-obatan, dan Benda Tajam

5. Jauhkan Bahan Kimia Obat obatan dan Benda Tajam

5. Jauhkan Bahan Kimia Obat obatan dan Benda Tajam

Simpan bahan kimia, beberapa obat, dan benda tajam di tempat tertutup yang tidak dapat dengan gampang dicapai oleh anak. Disamping itu, obat nyamuk, pencuci lantai, atau detergent harus diletakkan di tempat tertutup yang tidak dijumpai oleh mereka. Jangan sampai anak dapat mencapai beberapa barang ini dan memasukkan ke mulut karena akan berbahaya. Demikian juga dengan benda tajam yang dapat mencederai anak. Karena itu, simpan di rak-rak dinding yang tempatnya tinggi atau laci yang mempunyai kunci.

6. Perhatikan Penyimpanan Barang Pecah Belah

6. Perhatikan Penyimpanan Barang Pecah Belah

6. Perhatikan Penyimpanan Barang Pecah Belah

Seharusnya tempatkan barang yang gampang pecah di tempat yang semakin tinggi supaya susah dicapai oleh anak. Upayakan tidak simpan barang di atas meja dengan taplak atau table runner karena akan gampang terbawa atau diambil oleh beberapa anak. Selekasnya rapikan perlengkapan pecah-belah di dalam almari sesudah dicuci atau dipakai.

7. Jangan Memilih Pajangan yang Berukuran Kecil

7. Jangan Memilih Pajangan yang Berukuran Kecil

7. Jangan Memilih Pajangan yang Berukuran Kecil

Beberapa anak yang berumur di bawah tiga tahun umumnya benar-benar suka masukkan beragam benda ke mulutnya. Ini juga munculkan resiko barang ketelan yang akan berbahaya untuk kesehatannya . Maka, hindari menghiasi rumah dengan pajangan-pajangan elok memiliki ukuran kecil untuk menghindar dari resiko itu. Pajangan kecil bukan sisi dari rumah yang ramah anak.

8. Buat Ruangan yang Luas dan Terbuka

8. Buat Ruangan yang Luas dan Terbuka

8. Buat Ruangan yang Luas dan Terbuka

Ruangan tumbuh yang bagus untuk anak ialah ruangan yang luas dengan tempat terbuka yang cukup buat beragam kegiatan anak. Ruangan yang luas dengan furniture yang minimalis akan membuat anak bergerak lebih bebas, bermain dan mengeksploitasi kreasinya. Anda bisa juga lho membuat tempat terbuka seperti halaman belakang tempat untuk bermain anak di luar ruangan.

9. Pasang Pembatas untuk Kolam Renang atau Kolam Ikan

9. Pasang Pembatas untuk Kolam Renang atau Kolam Ikan

9. Pasang Pembatas untuk Kolam Renang atau Kolam Ikan

Punyai kolam renang atau kolam ikan di rumah? Beri pagar atau pemisah yang tidak dapat dibuka gampang oleh beberapa anak. Beberapa anak condong suka bermain dekat kolam dan dapat berpengaruh fatal bila Anda tidak berikan batasan pada kolam.

Cara Membuat Rumah Ramah Anak untuk menghambat berlangsungnya beberapa hal berbahaya, Anda pun masih tetap harus berikan perhatian pada sang kecil ya. Meskipun di rumah, bahaya masih tetap dapat mengincar lho. Selamat mempraktikkan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *